ISUZU ASTRA MOTOR INDONESIA

Surabaya

Menu

Apa Sih Yang Dimaksud Dengan Mesin “Ngelitik”?

Selasa, Maret 22nd 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Kita mungkin telah kadang dengar kata ngelitik alias engine knocking yg biasanya mengacu pada suara mesin kasar terus-terusan yg terasa seperti sedang sakit. Apa yg sebenarnya terjadi saat mesin begitu, apa penyebabnya dan apa dampaknya?

Dalam penjelasan sederhana ngelitik adalah situasi saat pembakaran pada mesin tak berjalan normal. Bahan bakar seharusnya terbakar dalam waktu yg sudah ditentukan sesuai siklus mesin, ngelitik terjadi saat pembakaran tak sesuai.

Febri Ardani/KompasOtomotif Contoh mesin segaris.

Ngelitik itu disebabkan pembakaran yg tak diinginkan. Jadi pembakaran bensin yg meledak sendiri sebelum waktunya,” ujar Ari Tristanto, Sales Trainer Mazda Motor Indonesia, saat menjelaskan tentang teknologi Skyactiv-G (bensin) di Bandung, Sabtu (19/3/2016).

Mazda adalah produsen yg berhasil mengatasi problem ngelitik pada mesin dengan rasio kompresi tinggi (tekanan tinggi) lewat paket teknologi Skyactiv.

Penyebab

Alasan ngelitik terjadi mampu disebabkan oleh kualitas bahan bakar dan kandungan oktan yg lebih rendah dari seharusnya. Ada alasan kuat mengapa seharusnya kami mengikuti petunjuk pilihan macam bahan bakar (biasanya di dekat tutup tangki bahan bakar), sebab kalau tak mampu memicu pembakaran lebih dahulu sebelum seharusnya.

Penyebab umum lainnya mampu tiba dari busi. Kondisinya macam-macam, misalnya masih dipakai padahal telah seharusnya ganti atau diganti tetapi tak sesuai spesifikasi. Busi bekerja dalam hitungan pasti, saat kesalahan kerja terjadi maka mengganggu pembakaran hingga, seperti kami telah tahu, membuat mesin ngelitik.

Penyebab yang lain ngelitik seperti disitat dari How Stuff Works, yakni terdapat kerak pada ruang pembakaran, injektor kotor, sensor knocking rusak, sil kadaluarsa, dan mampu juga karena mesin bekerja terlalu panas.

Febri Ardani/KompasOtomotif Pengaruh “ngelitik” untuk mesin.

Dampak

Ngelitik jelas merusak mesin. Bila dipantau segera ke ruang bakar, saat kepala piston sedang berada di atas ada tiga bagian yg terbentuk. Paling atas merupakan bensin yg terbakar pada 2.000 °C – 3.000 °C, lapisan udara pelindung di bagian tengah, dan kepala piston (misalnya dari bahan alumunium dengan ketahanan sampai 200 °C).

Gelombang ngelitik akan merusak lapisan pelindung hingga suhu piston mampu melebihi batas ketahanan.

“Makanya itu yg membuat piston mampu bolong atau meleleh. Ini yg kadang terjadi di mobil, ngelitik itu merusak mesin,” kata Ari.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Apa Sih Yang Dimaksud Dengan Mesin “Ngelitik”?

Kamis 18 Februari 2016 | Berita Otomotif

Tembilahan -SPBU di Tembilahan Ibukota Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau terbakar. Diduga kebakaran ini akibat pemotor yg tidak matikan mesin ketika isi bensin. Kapolres Inhil, AKBP…

Minggu 14 Februari 2016 | Berita Otomotif

Bogor -Usai launching All New Honda CBR150R, beberapa pebalap MotoGP Marc Marquez dan Dani Pedrosa menjajal segera motor sport fairing itu di Sirkuit Sentul, Jawa Barat.…

Kamis 26 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Yamaha Thailand memastikan bahwa M-Slaz atau MT-15 meluncur pada 1 Desember 2015 mendatang. Artinya, kali ini Indonesia tak kebagian jatah world premiere…