Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Anggota Mobil Kuno Harus Taat Bayar Pajak

Senin, April 18th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif  – Menurut data dari Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI), di Indonesia pemilik mobil antik jumlahnya 4.000 unit, dan 1.250 unit-nya yaitu anggota dari PPMKI. Meski umur mobilnya rata-rata lebih dari 40 tahun, urusan pajak jangan dipandang sebelah mata.

Ketua Umum PPMKI Rony Arifudin, menuturkan, bicara model memang telah tua, tapi urusan pajak tetap nomor satu. Bahkan, sesama anggota wajib mengingatkan buat membayar pajak tepat pada waktunya.

“Kita seluruh tertib bayar pajak, kebetulan pajaknya tak mahal. Misalnya buat mobil keluaran 1950-an, cuma Rp 300.000 hingga Rp 500.000,” kata Rony ketika berbincang dengan KompasOtomotif, Sabtu (16/4/2016) di area JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Tetapi, karena usia pemakaiannya telah cukup lama, maka ada dua model yg mengalami kendala ketika mengurus pajak. Misalnya, nomor rangka akan hilang atau surat-suratnya tak lengkap, sehingga tak mampu mengurus pajak.

“Kami minta keringanan kepada pihak yg berwenang agar seandainya seperti itu tetap dilancarkan, sebab, kita ingin tetap membayar pajak tepat waktu setiap tahun. Semoga pihak kepolisian dapat memaklumi dan memberikan kemudahan kepada anggota-anggota kami,” kata Rony.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Anggota Mobil Kuno Harus Taat Bayar Pajak

Senin 1 Februari 2016 | Berita Otomotif

London, KompasOtomotif – Seri pembuka Formula One (F1) musim 2016 mulai berlangsung pada 20 Maret di Australia. Total 21 seri bakal digelar hingga berakhir di…

Rabu 6 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Otolovers berencana buat melakukan perjalanan jauh memakai mobil? Jangan sampai lupa buat mempersiapkan hal-hal berikut ini. Servis Manajer bengkel Suzuki PT Sejahtera Buana Trada, Santoso…

Sabtu 7 November 2015 | Berita Otomotif

Valencia, KompasOtomotif –  Harus memulai balap dari posisi paling buncit, untuk pebalap manapun mampu dibilang sangat sulit bagi dilakukan. Tapi, bukan Valentino Rossi namanya seandainya…