Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Anggapan Salah Pada Sepeda Motor Listrik

Minggu, Maret 6th 2016.


Jakarta, KompasOtomotif –
Era sepeda motor listrik, masih dianggap jauh sampai akhirnya bisa menggantikan teknologi konvensional. Selain sisi teknis, salah sesuatu hambatan yg perlu diperhatikan juga, merupakan dari cara pandang masyarakat, terkait peran kendaraan roda dua.

“Kita tahu persis bahwa sepeda motor listrik dibanding bensin masih kurang murah, serta jangkauan dan kecepatannya juga masih rendah. Sementara, itu berbeda dengan harapan masyarakat kita,” ujar Sigit Irfansyah, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Darat dan Perkeretaapian, Sabtu (5/3/2016).

Sigit melanjutkan, masyarakat Indonesia khususnya, masih menganggap sepeda motor sebagai alat transportasi penting sekaligus ajang pamer. Kendaraan ini harus mampu diajak pulang ke kampung halaman, jangkauan jauh, berkecepatan tinggi, aman, dan harganya terjangkau. 

“Dan citra tersebut belum dapat direalisasikan pada kendaraan listrik. Maka dari itu kalian harus mengubah paradigma dan menyosialisasikan tujuan sepeda motor listrik,” ujar Sigit.

Sigit melanjutkan, maka dari itu, posisi sepeda motor listrik harus tepat terlebih dulu di masyarakat. Seperti penggunaan sepeda motor yg bukan lagi buat menjangkau daerah yg jauh, namun jarak dekat saja. Karena jarak jauh telah memakai angkutan umum.

“Ke depannya kami naik sepeda motor khususnya yg listrik, bukan diharapkan buat jarak 300 km lagi, tapi cuma 20 km. Tentunya dengan dukungan angkutan umum yg baik. Kita harus ubah paradigma itu, dan kalian sosialisasikan,” ujar Sigit.

 

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Anggapan Salah Pada Sepeda Motor Listrik

Selasa 19 April 2016 | Berita Otomotif

Bogor, KompasOtomotif –  PT Sun Star Motor, salah sesuatu rekan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, dalam hal pemasaran produk Mitsubishi, bangun diler dengan investasi…

Senin 14 Desember 2015 | Berita Otomotif

Jakarta -Ketua Ikatan Motor Indonesia Nanan Sukarna mulai melepas jabatannya dua hari lagi. Nanan pun bersiap lengser. “Sampai tanggal 17 besok (17 Desember-red) aku masih menjabat.…