ISUZU MOTOR INDONESIA

AUTHORIZED DEALER

Menu

Ancang-ancang Toyota “Tancap Gas” Produksi Fortuner

Rabu, Januari 27th 2016.

Karawang, KompasOtomotif – Toyota Fortuner generasi baru tetap mulai menjadi salah sesuatu tulang punggung Toyota Indonesia, baik di pasar domestik maupun mancanegara. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) sebagai produsen telah menyiapkan kapasitas maksimal demi memenuhi permintaan SUV bongsor itu.

Nandi Julyanto, Direktur Produksi Engineering TMMIN, Selasa (26/1/2016), memaparkan bahwa ketika ini, kapasitas produksi penuh memang belum dipakai, karena Fortuner baru saja diluncurkan. Perbandingan produksi ketika ini adalah 1:4 buat Fortuner dan Kijang Innova.

”Nanti ujungnya, dapat mentok sampai 50:50 atau 40:60 antara Fortuner dan Innova seperti tahun lalu. Targetnya seperti itu, nanti step by step kita mulai tingkatkan produksi Fortuner yg seandainya ketika ini sesuatu hari 400 unit, dapat mencapai 500 unit,” ujar Nandi dalam media visit di pabrik TMMIN I Karawang.

Memang, di awal produksi ini, TMMIN tak serta-merta menggenjot produksi, karena pada prinsipnya, Toyota memproduksi mobil sesuai yg dipesan. Target produksi maksimal yg dipatok perusahaan adalah memproduksi Fortuner sebanyak 6.000 unit per bulan.

Warih Andang Tjahjono, Wakil Presiden Direktur TMMIN, dalam kesempatan yg sama, menjelaskan bahwa prediksi produksi normal dan mencapai kapasitas maksimum adalah antara Februari-Maret mendatang.

”Pada ketika itulah mulai terjadi balance antara Innova dan Fortuner, karena telah terlihat pemesanan konsumen yg sesungguhnya. Kami set di angka itu, dengan komposisi 1.500 unit buat pasar domestik dan 4.500 sisanya ekspor,” ucap Warih.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Ancang-ancang Toyota “Tancap Gas” Produksi Fortuner

Selasa 8 Desember 2015 | Berita Otomotif

Denpasar – Setelah diluncurkan akhir November, PT Toyota-Astra Motor melakukan uji jalan alias tes drive All New Kijang Innova. Berbagai media, termasuk detikOto, diberi kesempatan…

Sabtu 19 Desember 2015 | Berita Otomotif

Jakarta -Pemerintah sudah mencabut pelarangan operasi ojek berbasis aplikasi online, Go-Jek. Para penggiat keselamatan berkendara yg tergabung di Road Safety Association (RSA) menilai pelarangan itu yaitu…

Rabu 13 Januari 2016 | Berita Otomotif

Kemungkinan Apple bagi memasuki industri otomotif tampaknya semakin dekat dengan kenyataan. Berdasarkan laporan dari Auto Guide (9/1), Apple sudah mendaftarkan trio nama domain yg mulai…