ISUZU MOTOR INDONESIA

AUTHORIZED DEALER

Menu

AISI: Gesits Jangan Jemawa

Rabu, Mei 4th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Gesits yaitu sepeda motor listrik hasil kolaborasi PT Garansindo Inter Global dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Prototipe telah meluncur di Gedung Riset Mobil Listrik, ITS, Surabaya, Selasa (2/5/2016) dan dihadiri Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan (Ristek dan Dikti) Tinggi Muhammad Nasir, Rektor ITS Joni Hermana, dan jajaran Direksi Garansindo.

Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), sebagai organisasi yg menaungi para produsen sepeda motor di dalam negeri, sedikit memberikan wejangan. Melalui Ketua Umum AISI Gunadi Sindhuwinata, mengatakan, kehadiran Gesits cukup bagus. Sebab, dapat menjadi bukti bahwa bangsa Indonesia dapat membuat kendaraan ramah lingkiungan.

Menurut Gunadi, Garansindo dan ITS tetap tak boleh jemawa. Sebab, masih banyak yg harus dilakukan, baik sebelum diproduksi massal, hingga dijual ke pasar.

“Tugas yg harus dikerjakan keduanya masih sangat panjang dan berat. Paling penting adalah bagaimana mengedukasi masyarakat serta menyiapkan layanan purna jual dan infrastruktur,” kata Pak Kang, panggilan akrab Gunadi ketika dihubungi KompasOtomotif, Selasa (3/5/2016) malam.

Agung Kurniawan/KompasOtomotif Peluncuran sepeda motor lIstrik Gransindo-ITS.

Mengenai diterima atau tidaknya, lanjut Gunadi, tergantung dari masyarakat. Namun, seandainya seluruh dikemas dengan baik dan teratur, maka kemungkinan besar Gesits gampang mendapatkan perhatian banyak orang.

“Paling penting adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat. Sebab, selama ini sebagian belum terlalu dekat dengan teknologi kendaraan listrik. Tetapi ke depan zamannya mulai mengarah ke situ (kendaraan listrik),” ucap Gunadi.

Selain itu, kata Gunadi, persoalan kualitas juga jangan sembarangan. Mengingat, Gesits yaitu motor listrik yg mulai digunakan oleh orang banyak, sehingga pengujiannya harus dikerjakan maksimal, sampai benar-benar dapat diproduksi massal.

Sementara itu, Menristek juga berjanji mulai mengawal Gesits sampai diproduksi massal. Nasir bersiap pasang badan, sampai pemerintah mau memberikan dukungan. Janji lainnya, langsung berkordinasi dengan kementerian terkait lain, menyangkut regulasi kendaraan listrik di Indonesia.

Lewat kepastian regulasi, maka kendaraan listrik yg ada di Indonesia mulai gampang mendapat sertivikasi dan dapat dijamah konsumen secara legal.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article AISI: Gesits Jangan Jemawa

Senin 7 Desember 2015 | Berita Otomotif

Anda telah lihat gambar di atas? Ya, tak salah lagi. Itu adalah sebuah penampakan dari mobil Ferrari 458 Speciale yg hancur akibat kecelakaan. Menurut lansiran…

Rabu 27 April 2016 | Berita Otomotif

Bagdad, KompasOtomotif – Pernah lihat aksi liar mirip drifting atau yg kadang disebut hagwallah di Saudi Arabia? Kelakuan itu bagi orang dewasa, nah kalau yg…

Selasa 22 Desember 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Wacana mengelompokkan pembuatan surat izin mengemudi (SIM) C menjadi tiga kategori berdasarkan kapasitas mesin sepeda motor sebenarnya bukan rencana baru. Pembagian SIM…