Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Ada Aerox 125 LC, Xeon RC Dan GT 125 Akan Disuntik Mati, Yamaha?

Selasa, Januari 19th 2016.

Jakarta -Yamaha Aerox disebut-sebut sebagian orang mirip dengan dua skuter matik (skutik) Yamaha lainnya seperti Xeon RC dan GT 125. Akankah produksi kedua model itu bakal dihentikan mengingat telah ada Aerox 125 LC?

Asisten GM Marketing Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Mohammad Masykur mengatakan, pihaknya memproduksi Aerox secara paralel dengan Xeon RC dan GT125. Ditanya soal pemberhentian produksi, Masykur mengatakan, selama masih ada permintaan Yamaha mulai tetap memproduksinya.

Demand-nya tergantung nanti dari pasarnya. Kayak lalu saja waktu launching Mio M3 kemudian Mio J masih continue sampai betul-betul demand-nya turun. Jadi pasar yg menentukan,” ujar Masykur, kemarin.

Hingga Desember 2015, Masykur menyampaikan penjualan GT 125 masih normal. Sepanjang 2015, Yamaha melepas 58.122 unit GT 125. Sedangkan Xeon RC, kata Masykur, telah berkurang sejak adanya GT 125. Namun, penjualan Xeon RC masih tetap dilayani karena masih ada permintaan.

“Xeon, udah jauh berkurang, udah ada GT telah berganti ke GT.PenjualanXeon 2.095 setahun di 2015. Kita selama masihadademain kalian layani,”ujarMasykur.

(rgr/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Ada Aerox 125 LC, Xeon RC Dan GT 125 Akan Disuntik Mati, Yamaha?

Rabu 2 Maret 2016 | Berita Otomotif

Geneva, Kompas.Otomotif – Hengkangnya Ford dari Indonesia tak mempengaruhi aksi Ford Global dalam mengeluarkan produk terbaru. Hal ini dibuktikan dengan rencanya Ford bagi launching varian…

Jumat 1 April 2016 | Berita Otomotif

Stockholm -Setelah bergabung dengan KTM, kini Husqvarna bersiap memperkenalkan dan memproduksi 3 model baru. Ketiga model itu terdiri dari Husqvarna Vitpilen 701, Vitpilen 401  dan Svartpilen…

Selasa 12 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta – Mahasiswa Indonesia telah memiliki niat baik bagi melahirkan mobil listrik sendiri. Bahkan, mahasiswa dari Universitas Pasundan mengaku memiliki tujuan buat memproduksi massal mobil…