Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

7 Jurus Menjaga Cat Mobil Tidak Cepat Rusak

Rabu, April 20th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Kondisi cat mobil tentu mempengaruhi penampilan kendaraan. Jika rusak, mobil mulai tak enak dipandang, begitupun sebaliknya. Jadi utama buat dapat menjaga keadaan cat agar tetap “kinclong”.

Richard Burt, Chief Engineer, Vehicle Operations Manufacturing Engineering, Paint, Ford Asia Pacific, berbagi informasi, terkait dengan gangguan pada cat mobil. Seperti dilansir laman Ruslane.com, Selasa (19/4/2016), setidaknya ada tujuh penyebab yg dapat membuat cat rusak

Pertama, percikan cairan dari tubuh serangga. Ini dapat menyebabkan permukaan cat dapat rusak, karena cairan serangga mengandung asam. Maka dari itu sebaiknya langsung bersihkan dengan kain lembut dan simpan mobil dengan benar.

Kedua, ketumpahan cairan bahan bakar minyak (BBM). Ini kerap terjadi ketika tangki mobil diisi terlalu penuh. Ketika mengalami hal ini, jangan tunda buat segera membersihkannya. Jika dibiarkan, maka BBM mulai menyerap ke cat, dan membuatnya pudar.

Ketiga, kotoran burung. Ini biasaya terjadi ketika kendaraan diparkirkan di luar ruangan. Kotoran burung mengandung zat asam dan sedikit kerikil halus. Akibatnya, cat mobil mulai kusam dan baret halus. Segera bershkan, bagi mengurangi kerusakan berlebih.

Keempat, batu dan kerikil yg terlempar ketika kendaraan bergerak. Ini dapat terjadi karena mobil sendiri dan mobil yang lain saat berpapasan atau disalip.

Kelima, sidik jari pada permukaan mobil, mampu juga menyebabkan goresan tipis pada cat glossy.

Keenam, abu juga dapat membuat goresan halus pada cat mobil. Jika mobil terkena denu atau abu, sebaknya jangan cuci dengan air sabun. Pasalnya, seandainya abu mulai bercampur dengan sabun dan menjadi zat yg lebih berbahaya bagi cat. Jadi cukup dengan air bersih dan kain halus saja.

Ketujuh, aksesori pencuci mobil (spons, kain, air) yg kotor. Pemilik kendaraan biasanya tak sadar, ketika alat pencucinya sepeti spons jatuh ke lantai, dulu digunakan kembali buat mengelap mobil. Padahal saat jatuh, pasir-pasir kecil mulai menempel pada spons, sehingga membuat cat mobil tergores.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

7 Jurus Menjaga Cat Mobil Tidak Cepat Rusak

Rabu, April 20th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Kondisi cat mobil tentu mempengaruhi penampilan kendaraan. Jika rusak, mobil mulai tak enak dipandang, begitupun sebaliknya. Jadi utama bagi mampu menjaga keadaan cat agar tetap “kinclong”.

Richard Burt, Chief Engineer, Vehicle Operations Manufacturing Engineering, Paint, Ford Asia Pacific, berbagi informasi, terkait dengan gangguan pada cat mobil. Seperti dilansir laman Ruslane.com, Selasa (19/4/2016), setidaknya ada tujuh penyebab yg mampu membuat cat rusak

Pertama, percikan cairan dari tubuh serangga. Ini mampu menyebabkan permukaan cat dapat rusak, karena cairan serangga mengandung asam. Maka dari itu sebaiknya langsung bersihkan dengan kain lembut dan simpan mobil dengan benar.

Kedua, ketumpahan cairan bahan bakar minyak (BBM). Ini kerap terjadi ketika tangki mobil diisi terlalu penuh. Ketika mengalami hal ini, jangan tunda buat segera membersihkannya. Jika dibiarkan, maka BBM mulai menyerap ke cat, dan membuatnya pudar.

Ketiga, kotoran burung. Ini biasaya terjadi ketika kendaraan diparkirkan di luar ruangan. Kotoran burung mengandung zat asam dan sedikit kerikil halus. Akibatnya, cat mobil mulai kusam dan baret halus. Segera bershkan, bagi mengurangi kerusakan berlebih.

Keempat, batu dan kerikil yg terlempar ketika kendaraan bergerak. Ini dapat terjadi karena mobil sendiri dan mobil yang lain saat berpapasan atau disalip.

Kelima, sidik jari pada permukaan mobil, dapat juga menyebabkan goresan tipis pada cat glossy.

Keenam, abu juga mampu membuat goresan halus pada cat mobil. Jika mobil terkena denu atau abu, sebaknya jangan cuci dengan air sabun. Pasalnya, seandainya abu mulai bercampur dengan sabun dan menjadi zat yg lebih berbahaya bagi cat. Jadi cukup dengan air bersih dan kain halus saja.

Ketujuh, aksesori pencuci mobil (spons, kain, air) yg kotor. Pemilik kendaraan biasanya tak sadar, ketika alat pencucinya sepeti spons jatuh ke lantai, dulu digunakan kembali bagi mengelap mobil. Padahal saat jatuh, pasir-pasir kecil mulai menempel pada spons, sehingga membuat cat mobil tergores.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

7 Jurus Menjaga Cat Mobil Tidak Cepat Rusak

Rabu, April 20th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Kondisi cat mobil tentu mempengaruhi penampilan kendaraan. Jika rusak, mobil mulai tak enak dipandang, begitupun sebaliknya. Jadi utama buat mampu menjaga keadaan cat agar tetap “kinclong”.

Richard Burt, Chief Engineer, Vehicle Operations Manufacturing Engineering, Paint, Ford Asia Pacific, berbagi informasi, terkait dengan gangguan pada cat mobil. Seperti dilansir laman Ruslane.com, Selasa (19/4/2016), setidaknya ada tujuh penyebab yg dapat membuat cat rusak

Pertama, percikan cairan dari tubuh serangga. Ini mampu menyebabkan permukaan cat mampu rusak, karena cairan serangga mengandung asam. Maka dari itu sebaiknya langsung bersihkan dengan kain lembut dan simpan mobil dengan benar.

Kedua, ketumpahan cairan bahan bakar minyak (BBM). Ini kerap terjadi ketika tangki mobil diisi terlalu penuh. Ketika mengalami hal ini, jangan tunda bagi segera membersihkannya. Jika dibiarkan, maka BBM mulai menyerap ke cat, dan membuatnya pudar.

Ketiga, kotoran burung. Ini biasaya terjadi ketika kendaraan diparkirkan di luar ruangan. Kotoran burung mengandung zat asam dan sedikit kerikil halus. Akibatnya, cat mobil mulai kusam dan baret halus. Segera bershkan, bagi mengurangi kerusakan berlebih.

Keempat, batu dan kerikil yg terlempar ketika kendaraan bergerak. Ini dapat terjadi karena mobil sendiri dan mobil yang lain saat berpapasan atau disalip.

Kelima, sidik jari pada permukaan mobil, mampu juga menyebabkan goresan tipis pada cat glossy.

Keenam, abu juga mampu membuat goresan halus pada cat mobil. Jika mobil terkena denu atau abu, sebaknya jangan cuci dengan air sabun. Pasalnya, seandainya abu mulai bercampur dengan sabun dan menjadi zat yg lebih berbahaya bagi cat. Jadi cukup dengan air bersih dan kain halus saja.

Ketujuh, aksesori pencuci mobil (spons, kain, air) yg kotor. Pemilik kendaraan biasanya tak sadar, ketika alat pencucinya sepeti spons jatuh ke lantai, dulu digunakan kembali buat mengelap mobil. Padahal saat jatuh, pasir-pasir kecil mulai menempel pada spons, sehingga membuat cat mobil tergores.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article 7 Jurus Menjaga Cat Mobil Tidak Cepat Rusak

Rabu 23 Desember 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Memilih mobil untuk teman beraktivitas sehari-hari tak mampu sembarangan, pasalnya pilihan akhir wajib mempermudah bukan malah bikin susah. Buat orang tua dengan…

Selasa 19 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Mengisi ban dengan nitrogen memang lebih mahal, daripada memakai angin biasa. Namun, ada harga tentu ada kualitas dan keuntungan yg diberikan oleh…

Jumat 5 Februari 2016 | Berita Otomotif

Ini adalah All New Ford GT. Ketika penjualan online nantinya dibuka, tak segala orang mampu membelinya. Pihak perusahaan mulai melakukan pemeriksaan ketat untuk calon pembeli.…